Bekam
Bekam atau hijamah adalah teknik pengobatan dengan jalan membuang darah kotor (racun yang berbahaya) dari dalam tubuh melalui permukaan kulit.Perkataan Al Hijamah berasal dari istilah bahasa arab : Hijama (حجامة) yang berarti pelepasan darah kotor. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut dengan cupping, dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah Bekam. Di Indonesia dikenal pula dengan istilah kop atau cantuk.[1].
“Cupping used to : drain excess fluids and toxins, loosen adhesions and lift connective tissue, bring blood flow to stagnant skin and muscles and stimulate the peripheral nervous system”[2].
Dengan melakukan penghisapan/vakum maka terbentuklah tekanan negatif di dalam cawan/kop sehingga terjadi drainase cairan tubuh berlebih (darah kotor) dan toksin, menghilangkan perlengketan/adhesi jaringan ikat dan akan mengalirkan darah “bersih” ke permukaan kulit dan jaringan otot yang mengalami stagnasi serta merangsang sistem syaraf perifer.[3].
Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa bekam bekerja dengan cara merangsang atau mengaktifkan : (1) sistem kekebalan tubuh, (2)Pengeluaran Enkefalin,(3)Pelepasan neurotransmiter, (4) Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah serta (5) “the gates for pain” pada Sistim Syaraf Pusat (CNS) yang berfungsi mengartikan sensasi rasa nyeri.[4]
Apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan mast cell dan lain-lain pada kulit, jaringan bawah kulit ( sub kutis), fascia dan ototnya. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya corticotrophin releasing factor (CRF), serta releasing factors lainnya oleh adenohipofise. CRF selanjutnya akan menyebabkan terbentuknya ACTH, dan corticosteroid. Corticosteroid ini mempunyai efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.[5]
Penelitian lain menunjukkan bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus kearah thalamus yang akan menghasilkan endorphin. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan reflek intubasi nyeri.[6]
Berbekam merupakan metode pengobatan klasik yang telah digunakan dalam mengobati berbagai kelainan penyakit seperti hemophilia, hipertensi, gout, reumatik arthritis, sciatica, back pain (sakit punggung), migraine, vertigo, anxietas (kecemasan) serta penyakit umum lainnya baik bersifat fisik maupun mental.[7].
Bekam merupakan pengobatan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana dijelaskan dalam hadist Bukhari :
Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : "Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal: dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas." (Hadist Bukhari)
Daftar isi
• 1 Sejarah
• 2 Jenis bekam
• 3 Waktu berbekam
• 4 Cara bekam
• 5 Tips memilih tempat bekam
• 6 Bekam di Dunia Barat
Sejarah
Hijamah/bekam/cupping/Blood letting/kop/chantuk dan banyak istilah lainnya sudah dikenal sejak zaman dulu, yaitu kerajaan Sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia, Mesir, Saba, dan Persia. Pada zaman Rasulullah, beliau menggunakan kaca berupa cawan atau mangkuk tinggi.
Pada zaman China kuno mereka menyebut hijamah sebagai “perawatan tanduk” karena tanduk menggantikan kaca. Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah), orang-orang di Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk hijamah. Pada satu masa, 40 juta lintah diimpor ke negara Perancis untuk tujuan itu. Lintah-lintah itu dilaparkan tanpa diberi makan. Jadi bila disangkutkan pada tubuh manusia, dia akan terus menghisap darah tadi dengan efektif. Setelah kenyang, ia tidak berupaya lagi untuk bergerak dan terus jatuh lantas mengakhiri upacara hijamahnya.
Seorang herbalis Ge Hong (281-341 M) dalam bukunya A Handbook of Prescriptions for Emergencies menggunakan tanduk hewan untuk membekam/mengeluarkan bisul yang disebut tehnik “jiaofa”, sedangkan di masa Dinasti Tang, bekam dipakai untuk mengobati TBC paru-paru . Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah) , orang-orang di Eropa menggunakan lintah (al ‘alaq) sebagai alat untuk bekam (dikenal dengan istilah Leech Therapy) dan masih dipraktekkan sampai dengan sekarang. [8].
Kini pengobatan ini dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif.Disebutkan oleh Curtis N, J (2005), dalam artikel Management of Urinary tract Infections: historical perspective and current strategies: Part 1-before antibiotics. Journal of Urology. 173(1):21-26, January 2005. Bahwa catatan Textbook Kedokteran tertua Ebers Papyrus yang ditulis sekitar tahun 1550 SM di Mesir kuno menyebutkan masalah Bekam. [9].
Hippocrates (460-377 SM), Celsus (53 SM-7 M), Aulus Cornelius Galen (200-300 M) mempopulerkan cara pembuangan secara langsung dari pembuluh darah untuk pengobatan di zamannya. Dalam melakukan tehnik pengobatan tersebut, jumlah darah yang keluar cukup banyak, sehingga tidak jarang pasien pingsan. Cara ini juga sering digunakan oleh orang Romawi, Yunani, Byzantium dan Itali oleh para rahib yang meyakini akan keberhasilan dan khasiatnya.[10].
Kapan Hijamah dikenal dan berkembang di Indonesia?
Tidak ada catatan resmi mengenai kapan metode ini masuk ke Indonesia, diduga kuat pengobatan ini masuk seiring dengan masuknya para pedagang Gujarat dan Arab yang menyebarkan agama Islam.[11].
Metode ini dulu banyak dipraktekkan oleh para kyai dan santri yang mempelajarinya dari “kitab kuning” dengan tehnik yang sangat sederhana yakni menggunakan api dari kain/kapas/kertas yang dibakar untuk kemudian ditutup secepatnya dengan gelas/bekas botol. Waktu itu banyak dimanfaatkan untuk mengobati keluhan sakit/pegal-pega di badan, dan sakit kepala atau yang dikenal dengan istilah “masuk angin”.[12].
Tren pengobatan ini kembali berkembang pesat di Indonesia sejak tahun 90-an terutama dibawa oleh para mahasiswa/pekerja Indonesia yang pernah belajar di Malaysia, India dan Timur Tengah. Kini pengobatan ini dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang higienis, praktis dan efektif.[13].
Jenis bekam
• Bekam kering atau bekam angin (Hijamah Jaaffah), yaitu menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Bekam kering ini berkhasiat untuk melegakan sakit secara darurat atau digunakan untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit rheumatik, juga penyakit-penyakit penyebab kenyerian punggung. Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang dibekam akan tampak merah kehitam-hitaman selama 3 hari.
• Bekam basah (Hijamah Rothbah), yaitu pertama kita melakukan bekam kering, kemudian kita melukai permukaan kulit dengan jarum tajam (lancet), lalu di sekitarnya dihisap dengan alat cupping set dan hand pump untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit, dan maksimal 9 menit, lalu dibuang darah kotornya. Penghisapan tidak lebih dari 7 kali hisapan. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih. Dan selama 3 jam setelah di-bekam, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan bekam pada tempat yang sama adalah 3 minggu sahaja
Waktu berbekam
Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan [14], karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak). Anas bin Malik radhiallaahu 'anhu menceritakan bahwa : "Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Ia melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu." (Diriwayatkan oleh Ahmad).
Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan.
Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya. 1. Dari Abu Hurairah radhiallaahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berbekam pada hari ke-17, 19 dan 21 (tahun Hijriyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abu Dawud, II/732, karya Imam al-Albani) 2. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallaahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda: “ Sesungguhnya sebaik-baik bekam yang kalian lakukan adalah hari ke-17, ke-19, dan pada hari ke-21.” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/204)) 3. Dari Anas bin Malik radhiallaahu 'anhu, dia bercerita: ” Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam biasa berbekam di bagian urat merih (jugular vein) dan punggung. Ia biasa berbekam pada hari ke-17, ke-19, dan ke-21.” (HR, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, sanad shahih) 4. Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: “Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: ‘Berbekamlah pada hari ke-17 dan ke-21, sehingga darah tidak akan mengalami hipertensi yang dapat membunuh kalian’.” (Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami (III/388))
Ibnu Sina di dalam kitabnya Al-Qaanun mengatakan : “Diperintahkan untuk tidak berbekam di awal bulan karena cairan-cairan tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal, dan tidak diakhir bulan karena bisa jadi cairan-cairan tubuh mengalami pengurangan. Oleh karena itu diperintahkan melakukan bekam pada pertengahan bulan ketika cairan-cairan tubuh bergolak keras dan mencapai puncak penambahannya karena bertambahnya cahaya di bulan”.[15]
Cara bekam
Cara melakukan Bekam :[16]
1. Mempersiapkan semua peralatan yang sudah disterilkan dengan alat sterilisator standar.
2. Mulai dengan do’a dan mensterilkan bagian tubuh yang akan dibekam dengan desinfektan (misalnya. Iodin)
3. Dilanjutkan dengan penghisapan kulit menggunakan “kop/gelas” bekam, kekuatan penghisapan pada setiap pasien berbeda-beda. Lama penghisapan selama 5 menit, tindakan ini sekaligus berfungsi sebagai Anestesi (pembiusan) lokal. Diutamakan mendahulukan bagian tubuh sebelah kanan dan jangan melakukan penghisapan lebih dari 4 titik bekam sekaligus.
4. Dengan menggunakan pisau bedah standar kemudian dilakukan syartoh /penyayatan (jumlah sayatan 5-15 untuk satu titik tergantung diameter kop yang dipakai, panjang sayatan 0,3-0,5 cm, tipis dan tidak boleh terlalu dalam, dilakukan sejajar dengan garis tubuh). Salahsatu tanda bahwa sayatannya baik adalah sesaat setelah disayat, kulit tidak mengeluarkan darah akan tetapi setelah disedot dengan alat maka darahnya baru keluar.
5. Lakukan penghisapan kembali dan biarkan “darah kotor” mengalir di dalam kop selama 5 menit.
6. Bersihkan dan buang darah yang tertampung dalam kop dan jika perlu bisa lakukan penghisapan ulang seperti tadi. Tidak boleh dilakukan pengulangan sayatan.
7. Bersihkan bekas luka dan oleskan minyak habbatus sauda yang steril. Umumnya bekas bekam akan hilang setelah 2-5 hari.
8. Ucapkan Alhamdulillah dan rasakan keajaiban “mukjizat” medis bekam.
9. Setiap pasien dianjurkan untuk memiliki alat bekam sendiri. Kop/alat bekam tidak boleh digunakan untuk pasien lain pada penderita hepatitis, ODHA, dan penyakit menular lainnya.
Ada sekitar 12 titik utama yang disebutkan dalam hadits, selebihnya merupakan pengembangan dari itu. Beberapa ahli bekam juga menggunakan titik akupuntur untuk dilakukan pembekaman sedangkan yang lainnya menggunakan pendekatan anatomi organ tubuh dan patofisiologis suatu penyakit.
Bagian tubuh yang dibekam diantaranya adalah Titik di kepala (Ummu Mughits, Qomahduwah, Yafukh, Hammah, dzuqn, udzun), Leher dan punggung (Kaahil, al-akhda’ain, alkatifain, naqroh,munkib), kaki (Wirk, Fakhd, Zhohrul qodam, iltiwa’) dan lain sebagainya. [17]
Penyakit apa saja yang dapat diobati dengan bekam?
Thomas W. Anderson telah menulis sebuah buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Methode. Beberapa diantara penyakit yang berespon cukup baik dengan Terapi bekam adalah Hipertensi, hiperuricemia (Gout/Pirai), hiperkolesterolemia, stroke, parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, gagal ginjal, varises, wasir (hemoroid), dan semua keluhan sakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah (leukemia, thalasemia), tinnitus, asma, alergi, penyakit sistim imun (SLE, HIV), infeksi (Hepatitis, elefantiasis), Glaukoma, Insomnia, enuresis/mengompol, mania, skizofren dan trans (gangguan sihir/jin), dll. Begitu juga bekam untuk kesuburan (fertilitas) dan kecantikan (menghilangkan jerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll).[18]
Apakah terdapat kontraindikasi efek samping yang terjadi akibat bekam? Orang dalam kondisi seperti apa yang tidak boleh dibekam?
Pada beberapa kasus dimana syarat pembekaman kurang terpenuhi, kadang-kadang muncul efek samping berupa mual/muntah (jika terlalu dekat jaraknya dengan makan/<2jam setelah makan), lemas (jika pembekaman terlalu banyak titik), keluarnya bula/gelembung (jika pembekaman terlalu lama dan kekuatan pompa terlalu kuat). Adapun jika dilakukan sesuai “aturan main” maka efek samping tersebut jarang sekali terjadi.
Orang yang ditunda pembekamannya adalah : Wanita hamil (pada daerah perut dan punggung bawah), wanita menstruasi dan nifas, orang yang sedang mengkonsumsi obat pengencer darah, sedang cuci darah, baru melakukan donor darah, penderita dengan kondisi yang sangat lemah dan tekanan darah sangat rendah, serta orang yang sedang kelaparan/kenyang/gugup (fobia).[19]
Siapa saja yang boleh dibekam? Dan kisaran usia berapa?
Semua orang bisa dibekam pada kisaran umur 4 tahun keatas, yang penting pasiennya bisa kooperatif. Pada orang tua yang sudah renta, ibu hamil dan anak-anak pembekaman dilakukan dengan hati-hati, dengan sayatan yang tipis, tekanan kop yang ringan dan titik bekam yang terbatas.[20]
Tips memilih tempat bekam
Bagaimana tips yang baik dalam memilih terapi bekam?
1. Pilihlah Terapis bekam yang bersertifikat dan diutamakan memiliki pendidikan/pengetahuan medis yang cukup
2. Pastikan Terapis tersebut memiliki peralatan standar sterilisasi (sterilisator) yang memadai
3. Menggunakan peralatan medis standar (hanscon, masker, pisau bedah, kassa steril, dll) Hindari penggunaan silet, cutter, kaca, tissue gulung, kapas, atau kop berupa tanduk, bambu dan gelas biasa. Dalam prakteknya Rosulullah menggunakan metode syartoh (sayatan) ketika berbekam. [21]
Bekam di Dunia Barat
Seiring dengan bertambahnya pasien yang dengan izin Allah Ta’ala sembuh dan terbebas dari penyakitnya melalui bekam maka semakin banyak pula bermunculan Terapis Hijamah dari “Barat” yang menggunakan metode Cupping Therapy maupun metode Lintah (Leech Therapy) untuk mengobati berbagai macam penyakit, mereka juga menuliskannya dalam berbagai artikel, buku dan publikasi lainnya:[22]
• Alexis Black : Ancient Chinese technique of cupping offers pain relief without drugs or surgery (http://www.naturalnews.com/020253.html)
• Anita J. Shannon, LMBT : Massage Cupping Therapy for Health Care Professionals (http://www.massagetoday.com/archives/20…)
• Celebs Paltrow and Spears “Stuck” on Ancient Chinese Art of Cupping (http://www.free-press-release.com/news/200704/1177612286.html)
• Dr. Nishi Joshi menggunakan akupuntur dan bekam untuk menangani kanker payudara dari artis Kylie Minogue serta menterapi Cate Blanchett dan Kate Moss.
• Dr. S. Tamer : Cupping Therapy Beneficial in Treating Numerous Diseases (http://www.naturalnews.com/022727.html)
• Dr. Petra Zizenbacher dari Vienna, Austria, ahli pengobatan herbal yang menerapkan metode Cupping dan Lintah (Leech Therapy) dan salahsatu pasien langganannya yang terkenal adalah artis Demi Moore dan Gwyneth Paltrow sebagaimana Britney Spears yang juga pernah di bekam.
• Hennawy M (2004). Cupping therapy and Infertility. Available at http://www.obgyn.net/english/pubs/features/presentations/hennawy15/280,1 Cupping Therapy and Infertility. Accessed December 2004.
• Ilkay Zihni Chirali : Cupping Therapy (http://www.cuppingtherapy.co.uk/19103.html)
• Kohler D (1990) : The Connective Tissue as The Physical Medium for Conduction of Healing Energy in Cupping Therapeutic Method
• L.M. Thama, H.P. Leea,b,_, C. Lua : Cupping: From a biomechanical perspective (Journal of Biomechanics) June 2005 (http://www.elsevier.com/locate/jbiomech)
• Longsdale, I. (2005) Manager of The Spa at County Hotel, London. Discussion re. ‘the use of cupping therapy in Eastern Europe’
• Michael Reed Gach,Ph.D seorang pendiri dan Direktur Institute Acupressure dari Berkeley, California dengan bukunya Acupressure’s Potent Points, a Guide to Self Care for Common Ailments (http://Acupressure.com)
• Michalsen A, Klotz S, Ludtke R, Moebus S, Spahn G, Dobos GJ (2003) . Effectiveness of leech therapy in osteoarthritis of the knee: a randomized, controlled trial. Ann Intern Med. 2003 Nov 4;139(9):724-30
•
therapi Bekam salah satu jenis therapi yang sudah ribuan tahun yang lalu kini sudah dinyatakan secara ilmiah dan terbuktui sangat ampuh untuk mengatasi berbagai penyakit ,baik penyakit akut maupun penyakit kronis.
Kamis, 27 Januari 2011
meridian therapi "Bekam"
Titik-titik Terapi Bekam
Pada dasarnya, titik-titik bekam juga merupakan perpaduan titik meredian akupuntur. Titik-titik bekam yang dikenal sebagai berikut :
1. Ummu Mughits
Dari Ibnu Umar r.a. bercerita bahwa :
” Nabi Muhammad SAW pernah berbekam di kepalanya dan menyebutnya dengan Ummu Mughits. “
Titik-titik tersebut berada di ubun-ubun dan bermanfaat untuk mengatasi penyakit Stroke, Hypertensi, Vertigo, dan Migrain.
2. Qumah Duwah
” Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan dengan bekan di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari tujuh puluh dua penyakit. “
Titik ini sangat bermanfaat untuk penyakit ringan dan berat seperti pandangan kabur, meningkatkan daya ingat, sakit kepala, sakit bahu dan tenggorokan.
3. Al-Akhda’ain
” Rasulullah SAW pernah berbekam pada ‘akhda ‘ain dan bahu beliau. Beliau biasa berbekam pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas dan keduapuluhsatu.”
Titik ini adalah dua urat samping kiri dan kanan leher. Kadang-kadang, posisinya agak tersembunyi. Manfaatya untuk mengatasi hypertensi dan stroke pada bagian kepala dan wajah.
4. Al-Kaahil
Titik ini berada di ujung atas tulang belakang, bermanfaat untuk masalah penyakit sekitar kepala dan saraf.
5. Al-Hammah
Ini adalah titik paling atas kepala. Bermanfaat untuk mengembalikan ingatan.
6. Titik Punggung
Posisinya berada di punggung kanan dan kiri, bermanfaat untuk penyakit asma, paru-paru, dan bronkhitis.
7. Titik Pinggang
Titik ini bermanfaat untuk masalah gangguan ginjal dan susah buang air kecil.
8. Titik Pinggul
Titik ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri ketika jatuh dalam posisi duduk.
9. Titik Pangkal Paha
Titik ini bermanfaat untuk kaki lemas atau memar karena terpukul atau terjatuh.
10. Titik Betis dan Lipatan Paha
Titik ini bermanfaat untuk mengatasi gangguan kandung kemih, asam urat, dan pegal linu.
11. Titik Punggung Telapak Kaki
Titik ini bermanfaat untuk masalah luka-luka paha, betis, hambatan haid dan gatal-gatal pada buah zakar.
Sumber : Keampuhan Bekam Pencegahan & Penyembuhan Penyakit ala Rasulullah
Pada dasarnya, titik-titik bekam juga merupakan perpaduan titik meredian akupuntur. Titik-titik bekam yang dikenal sebagai berikut :
1. Ummu Mughits
Dari Ibnu Umar r.a. bercerita bahwa :
” Nabi Muhammad SAW pernah berbekam di kepalanya dan menyebutnya dengan Ummu Mughits. “
Titik-titik tersebut berada di ubun-ubun dan bermanfaat untuk mengatasi penyakit Stroke, Hypertensi, Vertigo, dan Migrain.
2. Qumah Duwah
” Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan dengan bekan di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari tujuh puluh dua penyakit. “
Titik ini sangat bermanfaat untuk penyakit ringan dan berat seperti pandangan kabur, meningkatkan daya ingat, sakit kepala, sakit bahu dan tenggorokan.
3. Al-Akhda’ain
” Rasulullah SAW pernah berbekam pada ‘akhda ‘ain dan bahu beliau. Beliau biasa berbekam pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas dan keduapuluhsatu.”
Titik ini adalah dua urat samping kiri dan kanan leher. Kadang-kadang, posisinya agak tersembunyi. Manfaatya untuk mengatasi hypertensi dan stroke pada bagian kepala dan wajah.
4. Al-Kaahil
Titik ini berada di ujung atas tulang belakang, bermanfaat untuk masalah penyakit sekitar kepala dan saraf.
5. Al-Hammah
Ini adalah titik paling atas kepala. Bermanfaat untuk mengembalikan ingatan.
6. Titik Punggung
Posisinya berada di punggung kanan dan kiri, bermanfaat untuk penyakit asma, paru-paru, dan bronkhitis.
7. Titik Pinggang
Titik ini bermanfaat untuk masalah gangguan ginjal dan susah buang air kecil.
8. Titik Pinggul
Titik ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri ketika jatuh dalam posisi duduk.
9. Titik Pangkal Paha
Titik ini bermanfaat untuk kaki lemas atau memar karena terpukul atau terjatuh.
10. Titik Betis dan Lipatan Paha
Titik ini bermanfaat untuk mengatasi gangguan kandung kemih, asam urat, dan pegal linu.
11. Titik Punggung Telapak Kaki
Titik ini bermanfaat untuk masalah luka-luka paha, betis, hambatan haid dan gatal-gatal pada buah zakar.
Sumber : Keampuhan Bekam Pencegahan & Penyembuhan Penyakit ala Rasulullah
Pengobatan Hipertensi dengan Bekam
Pengobatan Hipertensi dengan Bekam.
Hipertensi salah satu penyakit umumyang akhir-akhir ini menjadisorotan masyarakat luas Banyak saya jumpaidimasyarakat, pria usia 55-an yang meninggal karena serangan Hipertensi mendadak. Hanya dalam hitungan hari, penyakit ini bisa mengakibatkan seseorang meninggal.
Penyebab utama darah tinggi di akhir-akhir ini adalah konsumsi kolesterol yang tinggi, misal gorengan. Ini mengapa orang dulu jarang terkena Hipertensi (Darah Tinggi) sebab dulu jarang makanan gorangan. Penyebab kedua adalah Pikiran, orang dengan banyak pikiran tanpa bisa menguasai/ mengontrol pikiran maka akan mudah memicu tingginya tekanan darahnya, misal dulu cuma 120, tapi setelah banyak pikiran maka bisa naik ke 160. Peyebab ketiga adalah nafsu makan. Sebagian orang yang punya banyak pikiran maka pelampiasanya adalah ke makanan, mereka akan melampiasakan emosinya dengan banyak makan. Ini adalah salah satu penyebab pokok dan banyak diderita oleh pasien yang mempunyai Berat Badan tinggi (gemuk).
Keturunan dalam Hipertensi apa ada ???, maka mengatakan penyakit ini keturunan adalah dosa. Jika kita mengatakan keturunan, maka kita menyalahkan Nabi Adam, karena kita adalah keturunan Nabi Adam. Yang benar adalah, karena pola makan antara Bapak dan Anak sama, maka peluang kondisi kesehatan juga sama, misal sang Bapak tiap pagi dibuatkan Teh Manis, maka sang anak juga akan merasakan Teh Manis. Jika orang tua suka masakan “Santan” kelapa yang banyak, maka sang anak pun akan memakannya juga.
Terapi bekam sangat efektif untuk menurunkan Hipertensi/Tekanan Darah Tinggi. Misal orang dengan tekanan 160, maka sehari setelah dibekam tensi/tekanan darahnya bisa menurun dan menjadi 140. Tidak hanya menurunkan tekanan darah saja, terapi bekam bisa mengangkat kolesterol yang ada dalam tubuh seseorang. Jika dibiarkan terus, kolesterol ini bisa mengerak sehingga mengakibatkan buntunya saluran pembuluh darah.
Kolesterol juga akan membuat saluran pembuluh darah menebal sehingga tekanan darah dari jantung akan naik juga. Proses terjadinya “Stroke” adalah pecahnya pembulu darah akibat tidak mampu menahan tekanan dari jantung. Sehingga jika pembulu darah pecah di dalam otak, maka sebagian anggota badan akan mati karena otak sebagai pusat sensor telah rusak juga. Maka dengan“Terapi Bekam” penyakit ini dapat diatasi,denagan therapi bekam 3 minggu sekali yaitu ketika dirasa tekanan darahnya sedang naik. Maka bekam adalah terapi alami, berbeda dengan pemberian suntik, injeksi atau obat yang mempunyai sifat efek samping kedepanya. Obat kimia hanya akan meninggalkan residu di tubuh, dan obat kimia itu sebenarnya tidak meyembuhkan, tetapi menunda rasa sakit ke belakang hari.
Hipertensi salah satu penyakit umumyang akhir-akhir ini menjadisorotan masyarakat luas Banyak saya jumpaidimasyarakat, pria usia 55-an yang meninggal karena serangan Hipertensi mendadak. Hanya dalam hitungan hari, penyakit ini bisa mengakibatkan seseorang meninggal.
Penyebab utama darah tinggi di akhir-akhir ini adalah konsumsi kolesterol yang tinggi, misal gorengan. Ini mengapa orang dulu jarang terkena Hipertensi (Darah Tinggi) sebab dulu jarang makanan gorangan. Penyebab kedua adalah Pikiran, orang dengan banyak pikiran tanpa bisa menguasai/ mengontrol pikiran maka akan mudah memicu tingginya tekanan darahnya, misal dulu cuma 120, tapi setelah banyak pikiran maka bisa naik ke 160. Peyebab ketiga adalah nafsu makan. Sebagian orang yang punya banyak pikiran maka pelampiasanya adalah ke makanan, mereka akan melampiasakan emosinya dengan banyak makan. Ini adalah salah satu penyebab pokok dan banyak diderita oleh pasien yang mempunyai Berat Badan tinggi (gemuk).
Keturunan dalam Hipertensi apa ada ???, maka mengatakan penyakit ini keturunan adalah dosa. Jika kita mengatakan keturunan, maka kita menyalahkan Nabi Adam, karena kita adalah keturunan Nabi Adam. Yang benar adalah, karena pola makan antara Bapak dan Anak sama, maka peluang kondisi kesehatan juga sama, misal sang Bapak tiap pagi dibuatkan Teh Manis, maka sang anak juga akan merasakan Teh Manis. Jika orang tua suka masakan “Santan” kelapa yang banyak, maka sang anak pun akan memakannya juga.
Terapi bekam sangat efektif untuk menurunkan Hipertensi/Tekanan Darah Tinggi. Misal orang dengan tekanan 160, maka sehari setelah dibekam tensi/tekanan darahnya bisa menurun dan menjadi 140. Tidak hanya menurunkan tekanan darah saja, terapi bekam bisa mengangkat kolesterol yang ada dalam tubuh seseorang. Jika dibiarkan terus, kolesterol ini bisa mengerak sehingga mengakibatkan buntunya saluran pembuluh darah.
Kolesterol juga akan membuat saluran pembuluh darah menebal sehingga tekanan darah dari jantung akan naik juga. Proses terjadinya “Stroke” adalah pecahnya pembulu darah akibat tidak mampu menahan tekanan dari jantung. Sehingga jika pembulu darah pecah di dalam otak, maka sebagian anggota badan akan mati karena otak sebagai pusat sensor telah rusak juga. Maka dengan“Terapi Bekam” penyakit ini dapat diatasi,denagan therapi bekam 3 minggu sekali yaitu ketika dirasa tekanan darahnya sedang naik. Maka bekam adalah terapi alami, berbeda dengan pemberian suntik, injeksi atau obat yang mempunyai sifat efek samping kedepanya. Obat kimia hanya akan meninggalkan residu di tubuh, dan obat kimia itu sebenarnya tidak meyembuhkan, tetapi menunda rasa sakit ke belakang hari.
SEJARAH BEKAM DI JAMAN NABI MUHAMAD SAW
SEJARAH BEKAM
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN BEKAM
Sengguhnya bekam sudah dikenal bangsa-bangsa purba
sejak kemjaan Sumeria berdiri, sekitar 4.000 tahun sebelum
masehi, lalu bekam berkembang di Babilonia, Mesir, Saba’ dan
Persia. Sumeria adalah daerah yang masuk wilayah Irak, yaitu
negeri yang dialiri sungai Eufrat dan sungai Tiigrs. Fada saat ifu,
para tabib menggunakan bekam unfuk pengobatan para raja. Tabibtabib
termasyhur hanya menurunkan ilmu pengobatannya kepada
murid-murid terpilih. Sedangkan di Cina, bekam berkembang sekitar
2.500 tahun sebelum masehi, sebelum berkuasanya Kaisar Yao.
Dan di Cina inilah bekam berkembang dengan berdasarkan titik-titik
akupunktur.
Di Mesir, bekam sudah ada sejak zarnan kekuasaan Fir’aun,
sekitar 2.500 tahun sebelum masehi. Pada masa kekuasaan Fir’aun
Ramses II, kira-kira 1.200 tahun sebelum masehi, secara tidak
sengaja pada masa itu banyak orang-orang yang dilempari batu,
lalu terjadi lebam. Setelah dikeluarkan darahnya, temyata banyak
yang sembuh penyakitnya. Pengobatan bekam juga sudah umum
dipakai para tabib di sana bersama-sama dengan jenis pengobatan
lainnya. Dalam melakukan bekam, para tabib memakai pedoman titik-titik tertentu di tubuh pasien. Dalam menentukan titik-titik itu,
mereka menggunakan pedoman dalam lembaran papyrus. Di
dalamnya telah digambarkan titik-titik ath-tho’atau of-to’ ataupun
fun, namun belum lengkap. Tidak ada perbedaan antara titik-titik
besar dan titik-titik kecil. Gambar-gambar tersebut dipergunakan
oleh tabib untuk pedoman pengobatan. Titik-titik ini kemudian
berkembang hingga ke Yunani, Saba’, Romawi, Figria, Bulgaria,
dan Isbanji.
Pada zaman Nabi Yusuf, di Mesir terdapat kaum Isroil. Di
antara mereka ada yang terkenal sebagai ahli pengobatan dengan
bekam ini. Namun, hanya orang-orang tertentu yang berobat dengan
menggunakan metode ini.
Di Persia -yakni bangsa Persi merupakan bangsa yang serumpun
dengan bangsa Aria, India, Yunani, Romawi, Isbanji,
Jerman, maupun rumpun fuia Eropa lainnya, yang hidup sekitar
3.000 tahun sebelum masehi- bekam berkembang bersama pengobatan
fashid, yaihr pengobatan unfuk mengeluarkan darah dari
hrbuh. Bekam juga sudah ada di daerah Suriah dan Iskandariyah
bersama pengobatan fashid, kay, pembedahan, ramuan herba,
tumbuh-tumbuhan laut, akar-akaran, biji-bijian, bunga dan getah-getahan.
Di zaman Nabi SAW, bekam sudah banyak dikerjakan para
sahabat. Bahkan menjadi sunnah dan kebiasaan mereka. Nabi
Muhammad SAW selain memerintahkan umatnya untuk berobat
dengan bekam, juga memberikan petunjuk tentang tempat-tempat
yang sangat baik untuk dibekam. Walaupun Nabi SAW sendiri bukan
tabib, namun semua perbuatannya berdasarkan petunjuk Alloh SWT.
Beliau bisa memberikan arahan kepada umatnya untuk melakukan
bekam pada titik-titik tertentu. Beberapa titik yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN BEKAM
Sengguhnya bekam sudah dikenal bangsa-bangsa purba
sejak kemjaan Sumeria berdiri, sekitar 4.000 tahun sebelum
masehi, lalu bekam berkembang di Babilonia, Mesir, Saba’ dan
Persia. Sumeria adalah daerah yang masuk wilayah Irak, yaitu
negeri yang dialiri sungai Eufrat dan sungai Tiigrs. Fada saat ifu,
para tabib menggunakan bekam unfuk pengobatan para raja. Tabibtabib
termasyhur hanya menurunkan ilmu pengobatannya kepada
murid-murid terpilih. Sedangkan di Cina, bekam berkembang sekitar
2.500 tahun sebelum masehi, sebelum berkuasanya Kaisar Yao.
Dan di Cina inilah bekam berkembang dengan berdasarkan titik-titik
akupunktur.
Di Mesir, bekam sudah ada sejak zarnan kekuasaan Fir’aun,
sekitar 2.500 tahun sebelum masehi. Pada masa kekuasaan Fir’aun
Ramses II, kira-kira 1.200 tahun sebelum masehi, secara tidak
sengaja pada masa itu banyak orang-orang yang dilempari batu,
lalu terjadi lebam. Setelah dikeluarkan darahnya, temyata banyak
yang sembuh penyakitnya. Pengobatan bekam juga sudah umum
dipakai para tabib di sana bersama-sama dengan jenis pengobatan
lainnya. Dalam melakukan bekam, para tabib memakai pedoman titik-titik tertentu di tubuh pasien. Dalam menentukan titik-titik itu,
mereka menggunakan pedoman dalam lembaran papyrus. Di
dalamnya telah digambarkan titik-titik ath-tho’atau of-to’ ataupun
fun, namun belum lengkap. Tidak ada perbedaan antara titik-titik
besar dan titik-titik kecil. Gambar-gambar tersebut dipergunakan
oleh tabib untuk pedoman pengobatan. Titik-titik ini kemudian
berkembang hingga ke Yunani, Saba’, Romawi, Figria, Bulgaria,
dan Isbanji.
Pada zaman Nabi Yusuf, di Mesir terdapat kaum Isroil. Di
antara mereka ada yang terkenal sebagai ahli pengobatan dengan
bekam ini. Namun, hanya orang-orang tertentu yang berobat dengan
menggunakan metode ini.
Di Persia -yakni bangsa Persi merupakan bangsa yang serumpun
dengan bangsa Aria, India, Yunani, Romawi, Isbanji,
Jerman, maupun rumpun fuia Eropa lainnya, yang hidup sekitar
3.000 tahun sebelum masehi- bekam berkembang bersama pengobatan
fashid, yaihr pengobatan unfuk mengeluarkan darah dari
hrbuh. Bekam juga sudah ada di daerah Suriah dan Iskandariyah
bersama pengobatan fashid, kay, pembedahan, ramuan herba,
tumbuh-tumbuhan laut, akar-akaran, biji-bijian, bunga dan getah-getahan.
Di zaman Nabi SAW, bekam sudah banyak dikerjakan para
sahabat. Bahkan menjadi sunnah dan kebiasaan mereka. Nabi
Muhammad SAW selain memerintahkan umatnya untuk berobat
dengan bekam, juga memberikan petunjuk tentang tempat-tempat
yang sangat baik untuk dibekam. Walaupun Nabi SAW sendiri bukan
tabib, namun semua perbuatannya berdasarkan petunjuk Alloh SWT.
Beliau bisa memberikan arahan kepada umatnya untuk melakukan
bekam pada titik-titik tertentu. Beberapa titik yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Therapi Bekam-Al_Hijjamah
Bekam untuk Menyembuhkan Hipertensi, Stroke, Jantung, Diabetes, dll
________________________________________
Bekam adalah sistem pengobatan yang biasa dilakukan oleh Nabi. Biasanya dilakukan sebulan sekali. Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor yang mengandung kolesterol, asam urat, virus, racun, dsb dari dalam tubuh. Darahnya biasanya kental dengan warna merah kehitam-hitaman. Darah ini berpotensi menggumpal dan menyumbat saluran darah yang menimbulkan hipertensi, stroke, dan serangan jantung/angin duduk. Banyak racun atau virus penyakit bisa bisa dideteksi lewat darah seperti kolesterol, asam urat, gula, virus, dsb. Bekam mengeluarkan darah kotor itu semua.
Singkat kata, Bekam adalah satu cara Detoksifikasi alami tanpa obat yang sudah dilakukan sejak zaman Nabi. Darah kotor dibuang untuk kemudian diganti dengan darah segar oleh tubuh kita dalam 3 hari.
Bekam efektif melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah, serta menyembuhkan penyakit stroke dan mencegah serangan jantung. Selain itu, beberapa penderita diabetes terbukti turun kadar gulanya di dalam darah.
Pertama kali saya bekam, dengan menggunakan jarum. Nyaris tidak terasa sakitnya. Banyak orang melihat proses bekam yang mengeluarkan darah kotor itu begitu ketakutan. Padahal banyak di antara mereka yang sudah pernah merasakan sakitnya jarum suntik atau bahkan jarum infus yang besarnya minta ampun. Nah jarum bekam itu begitu kecil. Panjangnya tak lebih dari 0,5 cm. Selain itu, ada pen untuk “menembak” jarum lancet sehingga kedalamannya bisa diatur. Sepertinya tak lebih dari 0,5 mm (susah sih menghitungnya…. . Jika jarum suntik menempel sekitar 30 detik dan jarum infus bisa berhari-hari, jarum bekam paling karena ditembakkan kemudian langsung balik, paling hanya 1/30 detik.
Bekam pertama 5 titik di leher belakang dan punggung. Alhamdulillah efeknya langsun g berasa. Kepala terasa ringan dan bahu yang biasanya pegal berasa enteng.
Setelah itu, karena mengantar kakak yang terserang stroke (setelah 6x berobat alhamdulillah sembuh), saya juga ikut bekam di tempat ustad Kathur. Di sini pakai pisau bedah. Sesuai sunnah Nabi meski rasa sayatannya lebih terasa. Namun memang hasilnya memang enak. Di sini sterilisasinya lumayan bagus karena selain pakai minyak Habbatus Saudah juga pakai H2O2 yang merupakan standar sterilisasi medis. Meski demikian, lebih aman jika anda beli sendiri alat bekamnya. Untuk 6 pasang, di sana harga terakhir yang saya tahu rp 100 ribu. Kenapa harus pakai sendiri? Sebab jika ada pasien lain yang menderita Hepatitis/AIDS, sangat beresiko. Ada kemungkinan virusnya terlalu kebal dan berbahaya.
Saat tarif bekam melonjak dari Rp 50 ribu jadi Rp 150 ribu, akhirnya saya putuskan untuk belajar bekam. Kebetulan ustad Agung Yulianto buka pelatihan bekam, lalu saya ajak teman2 saya untuk ikut juga. 3 hari saya belajar. Setelah itu, saya bekam diri sendiri, istri, dan ibu…
Yang perlu diperhatikan dalam bekam adalah sterilisasi. Jarum sekali pakai untuk 1 orang langsung dibuang. Begitu pula sarung tangan dan masker. Alat bekam/cupping harus disterilisasi dengan H2O2. Beli sendiri lebih aman. Paling Rp 100 ribu untuk yang 12 gelas. Jadi jika tarif bekam besarnya Rp 50 ribu atau lebih, sebetulnya sulit juga untuk komplain karena selain investasi alat, untuk sterilisasi juga lumayan mahal. Jika terlalu murah, harus dipastikan bahwa sterilisasinya tetap memenuhi standar kedokteran. Jika cuma pakai sabun dan tidak steril, maka berbagai virus penyakit menular seperti Hepatitis, AIDS, dsb dapat menular dari pasien ke pasien lainnya.
Kemudian saya cari titik-titik standar bekam dan titik-titik yang boleh dibekam. Ada 9 atau 10 titik bekam Nabi di antaranya di atas kepala, di leher, bahu, punggung, dan betis. Ada pula titik-titik lain. Bahkan ada yang dikombinasikan dengan titik akupunktur.
Setelah itu juga saya cari titik-titik yang dilarang untuk dibekam. Segala lubang (misalnya mata), benjolan (bisul, tahi lalat, tumor), lipatan, kelenjar limpa, varises merupakan titik terlarang untuk dibekam.
Untuk lutut dan belakang lutut ada 2 versi. Dengan pisau tidak boleh karena berakibat fatal/kelumpuhan. Tapi dengan jarum, menurut instruktur saya boleh. Meski demikian, amannya jangan deh. Syubhat…
Saat sakit di sekitar jantung, segera saya bekam 3 titik di sekitar jantung. Alhamdulillah hingga kini setelah beberapa bulan sakitnya tidak datang lagi.
Saat bekam yang terbaik adalah tidak terlalu kenyang (sebaiknya 2-3 jam setelah makan) dan juga tidak terlalu lapar. Jika tensi darah jauh di bawah atau kondisi badan lemah sekali, sebaiknya jangan bekam dulu. Khawatirnya nanti malah tambah parah. Lebih baik diterapi dulu misalnya dengan minum madu asli atau sari kurma sehingga badan lebih sehat dan kuat.
Dari berbagai orang yang pernah bekam, ada 3 yang mengeluh. Yang pertama memang sudah pusing2 dan langganan RS. Setelah bekam, besoknya diopname. Yang kedua dan ketiga merasa pusing. Meski pusingnya cuma 2 hari. Padahal pembekamnya ini adalah pakar yang sudah masuk TV dengan jumlah pasien ratusan per bulan. Oleh karena itu, komunikasi antara pasien dengan pembekam sangat penting. Yang membekam harusnya bertanya apakah pasiennya pusing/tidak. Sementara pasiennya jika merasa pusing (meski jarang), bilang saja langsung ke tukang bekamnya agar pembekaman segera dihentikan. Lama bekam antara 5-10 menit.
Jika ada pembekam yang bertanya apakah anda pusing atau tidak, jangan kira itu tidak profesional. Justru dia komunikatif dengan pasiennya. Ibarat makan. Ada yang setengah piring sudah kenyang, ada juga yang sepiring belum kenyang. Begitu pula bekam. Ada yang 5 titik cukup, ada juga yang 12 titik masih kurang. Saya sendiri pernah bekam diri sendiri sampai 20 titik dan alhamdulillah baik2 saja. Cuma memang, kalau orang itu praktek membekam orang lain, untuk pertama kali bekam standarnya adalah 5 titik. Ada juga yang membatasi maksimal 7 titik.
Jika badan anda agak lemah, ada baiknya mengkonsumsi madu/sari kurma 2-3 hari sebelumnya sebanyak 2 x 2 sendok makan agar tidak pusing/lemas. Selesai bekam, sebaiknya minum segelas air putih dan 2 sendok makan madu atau kurma. Sehingga badan segar kembali.
________________________________________
Bekam adalah sistem pengobatan yang biasa dilakukan oleh Nabi. Biasanya dilakukan sebulan sekali. Bekam dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor yang mengandung kolesterol, asam urat, virus, racun, dsb dari dalam tubuh. Darahnya biasanya kental dengan warna merah kehitam-hitaman. Darah ini berpotensi menggumpal dan menyumbat saluran darah yang menimbulkan hipertensi, stroke, dan serangan jantung/angin duduk. Banyak racun atau virus penyakit bisa bisa dideteksi lewat darah seperti kolesterol, asam urat, gula, virus, dsb. Bekam mengeluarkan darah kotor itu semua.
Singkat kata, Bekam adalah satu cara Detoksifikasi alami tanpa obat yang sudah dilakukan sejak zaman Nabi. Darah kotor dibuang untuk kemudian diganti dengan darah segar oleh tubuh kita dalam 3 hari.
Bekam efektif melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah, serta menyembuhkan penyakit stroke dan mencegah serangan jantung. Selain itu, beberapa penderita diabetes terbukti turun kadar gulanya di dalam darah.
Pertama kali saya bekam, dengan menggunakan jarum. Nyaris tidak terasa sakitnya. Banyak orang melihat proses bekam yang mengeluarkan darah kotor itu begitu ketakutan. Padahal banyak di antara mereka yang sudah pernah merasakan sakitnya jarum suntik atau bahkan jarum infus yang besarnya minta ampun. Nah jarum bekam itu begitu kecil. Panjangnya tak lebih dari 0,5 cm. Selain itu, ada pen untuk “menembak” jarum lancet sehingga kedalamannya bisa diatur. Sepertinya tak lebih dari 0,5 mm (susah sih menghitungnya…. . Jika jarum suntik menempel sekitar 30 detik dan jarum infus bisa berhari-hari, jarum bekam paling karena ditembakkan kemudian langsung balik, paling hanya 1/30 detik.
Bekam pertama 5 titik di leher belakang dan punggung. Alhamdulillah efeknya langsun g berasa. Kepala terasa ringan dan bahu yang biasanya pegal berasa enteng.
Setelah itu, karena mengantar kakak yang terserang stroke (setelah 6x berobat alhamdulillah sembuh), saya juga ikut bekam di tempat ustad Kathur. Di sini pakai pisau bedah. Sesuai sunnah Nabi meski rasa sayatannya lebih terasa. Namun memang hasilnya memang enak. Di sini sterilisasinya lumayan bagus karena selain pakai minyak Habbatus Saudah juga pakai H2O2 yang merupakan standar sterilisasi medis. Meski demikian, lebih aman jika anda beli sendiri alat bekamnya. Untuk 6 pasang, di sana harga terakhir yang saya tahu rp 100 ribu. Kenapa harus pakai sendiri? Sebab jika ada pasien lain yang menderita Hepatitis/AIDS, sangat beresiko. Ada kemungkinan virusnya terlalu kebal dan berbahaya.
Saat tarif bekam melonjak dari Rp 50 ribu jadi Rp 150 ribu, akhirnya saya putuskan untuk belajar bekam. Kebetulan ustad Agung Yulianto buka pelatihan bekam, lalu saya ajak teman2 saya untuk ikut juga. 3 hari saya belajar. Setelah itu, saya bekam diri sendiri, istri, dan ibu…
Yang perlu diperhatikan dalam bekam adalah sterilisasi. Jarum sekali pakai untuk 1 orang langsung dibuang. Begitu pula sarung tangan dan masker. Alat bekam/cupping harus disterilisasi dengan H2O2. Beli sendiri lebih aman. Paling Rp 100 ribu untuk yang 12 gelas. Jadi jika tarif bekam besarnya Rp 50 ribu atau lebih, sebetulnya sulit juga untuk komplain karena selain investasi alat, untuk sterilisasi juga lumayan mahal. Jika terlalu murah, harus dipastikan bahwa sterilisasinya tetap memenuhi standar kedokteran. Jika cuma pakai sabun dan tidak steril, maka berbagai virus penyakit menular seperti Hepatitis, AIDS, dsb dapat menular dari pasien ke pasien lainnya.
Kemudian saya cari titik-titik standar bekam dan titik-titik yang boleh dibekam. Ada 9 atau 10 titik bekam Nabi di antaranya di atas kepala, di leher, bahu, punggung, dan betis. Ada pula titik-titik lain. Bahkan ada yang dikombinasikan dengan titik akupunktur.
Setelah itu juga saya cari titik-titik yang dilarang untuk dibekam. Segala lubang (misalnya mata), benjolan (bisul, tahi lalat, tumor), lipatan, kelenjar limpa, varises merupakan titik terlarang untuk dibekam.
Untuk lutut dan belakang lutut ada 2 versi. Dengan pisau tidak boleh karena berakibat fatal/kelumpuhan. Tapi dengan jarum, menurut instruktur saya boleh. Meski demikian, amannya jangan deh. Syubhat…
Saat sakit di sekitar jantung, segera saya bekam 3 titik di sekitar jantung. Alhamdulillah hingga kini setelah beberapa bulan sakitnya tidak datang lagi.
Saat bekam yang terbaik adalah tidak terlalu kenyang (sebaiknya 2-3 jam setelah makan) dan juga tidak terlalu lapar. Jika tensi darah jauh di bawah atau kondisi badan lemah sekali, sebaiknya jangan bekam dulu. Khawatirnya nanti malah tambah parah. Lebih baik diterapi dulu misalnya dengan minum madu asli atau sari kurma sehingga badan lebih sehat dan kuat.
Dari berbagai orang yang pernah bekam, ada 3 yang mengeluh. Yang pertama memang sudah pusing2 dan langganan RS. Setelah bekam, besoknya diopname. Yang kedua dan ketiga merasa pusing. Meski pusingnya cuma 2 hari. Padahal pembekamnya ini adalah pakar yang sudah masuk TV dengan jumlah pasien ratusan per bulan. Oleh karena itu, komunikasi antara pasien dengan pembekam sangat penting. Yang membekam harusnya bertanya apakah pasiennya pusing/tidak. Sementara pasiennya jika merasa pusing (meski jarang), bilang saja langsung ke tukang bekamnya agar pembekaman segera dihentikan. Lama bekam antara 5-10 menit.
Jika ada pembekam yang bertanya apakah anda pusing atau tidak, jangan kira itu tidak profesional. Justru dia komunikatif dengan pasiennya. Ibarat makan. Ada yang setengah piring sudah kenyang, ada juga yang sepiring belum kenyang. Begitu pula bekam. Ada yang 5 titik cukup, ada juga yang 12 titik masih kurang. Saya sendiri pernah bekam diri sendiri sampai 20 titik dan alhamdulillah baik2 saja. Cuma memang, kalau orang itu praktek membekam orang lain, untuk pertama kali bekam standarnya adalah 5 titik. Ada juga yang membatasi maksimal 7 titik.
Jika badan anda agak lemah, ada baiknya mengkonsumsi madu/sari kurma 2-3 hari sebelumnya sebanyak 2 x 2 sendok makan agar tidak pusing/lemas. Selesai bekam, sebaiknya minum segelas air putih dan 2 sendok makan madu atau kurma. Sehingga badan segar kembali.
Bekam berdasarkan Hadist Nabi
HADIST - HADIST SEPUTAR BEKAM
Nabi SAW bersabda: “Dalam hijamah mengandung obat penyembuh.”
Nabi SAW bersabda: “Sungguh hal terbaik yang kalian pergunakan untuk pengobatan adalah hijamah dan qusthul bahri. Maka janganlah menyiksa anak-anak kalian dengan ghumz (memijit anak tekak yang sakit pada tenggorokan anak dengan telunjuk).
Nabi SAW bersabda: “Kesembuhan ada pada tiga hal; menyayat kulit demi hijamah, meminum madu dan membakar dengan api hanya saja saya larang umatku dari membakar dengan api.”
Nabi SAW bersabda: “Hijamah ialah obat terbaik untuk digunakan terapi oleh manusia.”
Nabi SAW bersabda: “Sungguh dalam hijamah terdapat kesembuhan.”
Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengalirkan sebagian darah ini (hijamah) maka tidak membahayakannya selama tidak mengobati sesuatu dengan sesuatu.”
Nabi SAW bersabda: “Hijamah mengandung obat dan keberkahan serta menambah kuat hafalan dan pemahaman.”
Nabi SAW bersabda: “Pada malam saya diisra’kan, saya tidak melewati sekelompok malaikat kecuali meraka mengatakan: Hai Muhammad, gunakanlah hijamah.”
Nabi SAW bersabda: “Sebaik-baik obat yang bisa kalian gunakan penyembuhan adalah hijamah.”
Nabi SAW bersabda: “Jika saja ada sesuatu yang mengandung penyembuhan, maka dalam isapan hijamah dan madu.”
Nabi SAW bersabda: “Pada malam saya diisra’kan, saya tidak melewati sekelompok malaikat kecuali meraka mengatakan: Hai Muhammad, suruhlah umatmu untuk melakukan hijamah.”
Nabi SAW bersabda: “Jika darah salah seorang kalian bergejolak maka lakukanlah hijamah. Karena darah bisa membunuh seseorang jika bergolak dalam dirinya.”
Nabi SAW bersabda: “Dalam hijamah mengandung obat penyembuh.”
Nabi SAW bersabda: “Sungguh hal terbaik yang kalian pergunakan untuk pengobatan adalah hijamah dan qusthul bahri. Maka janganlah menyiksa anak-anak kalian dengan ghumz (memijit anak tekak yang sakit pada tenggorokan anak dengan telunjuk).
Nabi SAW bersabda: “Kesembuhan ada pada tiga hal; menyayat kulit demi hijamah, meminum madu dan membakar dengan api hanya saja saya larang umatku dari membakar dengan api.”
Nabi SAW bersabda: “Hijamah ialah obat terbaik untuk digunakan terapi oleh manusia.”
Nabi SAW bersabda: “Sungguh dalam hijamah terdapat kesembuhan.”
Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengalirkan sebagian darah ini (hijamah) maka tidak membahayakannya selama tidak mengobati sesuatu dengan sesuatu.”
Nabi SAW bersabda: “Hijamah mengandung obat dan keberkahan serta menambah kuat hafalan dan pemahaman.”
Nabi SAW bersabda: “Pada malam saya diisra’kan, saya tidak melewati sekelompok malaikat kecuali meraka mengatakan: Hai Muhammad, gunakanlah hijamah.”
Nabi SAW bersabda: “Sebaik-baik obat yang bisa kalian gunakan penyembuhan adalah hijamah.”
Nabi SAW bersabda: “Jika saja ada sesuatu yang mengandung penyembuhan, maka dalam isapan hijamah dan madu.”
Nabi SAW bersabda: “Pada malam saya diisra’kan, saya tidak melewati sekelompok malaikat kecuali meraka mengatakan: Hai Muhammad, suruhlah umatmu untuk melakukan hijamah.”
Nabi SAW bersabda: “Jika darah salah seorang kalian bergejolak maka lakukanlah hijamah. Karena darah bisa membunuh seseorang jika bergolak dalam dirinya.”
Langganan:
Komentar (Atom)